Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah

Polling

Bagaimanakah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah / Tata Ruang

Tata Ruang

Pada dasarnya, kedudukan Rencana Tata Ruang Wilayah

Kabupaten (RTRWK) adalah sebagai pedoman penataan ruang dalam

pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembangunan di tiap daerah. Oleh

karenanya, materi atau kebijakan RTRWK perlu disesuaikan dengan

gerak dinamika pembangunan dan kondisi perkembangan yang terjadi

baik di bidang sosial atau ekonomi. Perkembangan tersebut tentu akan

mempengaruhi perubahan pada struktur ruang wilayah.

Dengan adanya dinamika perkembangan wilayah, maka Rencana

Tata Ruang Wilayah sebagai acuan dalam mengembangkan wilayah

dituntut untuk sesuai dan selaras dengan lingkungan dan masyarakat

yang menempatinya. Upaya penciptaan keselarasan ini dengan cara

melakukan peninjauan kembali dan/atau penyempurnaan Rencana Tata

Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK).

Peninjauan RTRWK Kebumen saat ini dilandasi oleh adanya

indikasi pertumbuhan yang cukup pesat di 2 (dua) kecamatan, yaitu

Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Petanahan. Secara kewilayahan

kedua kecamatan tersebut memiliki letak yang strategis, Kecamatan

Karanganyar berada pada Jalur Jalan Negara Lintas Selatan antar

propinsi sehingga memudahkan aksesibilitasnya. Di samping itu terdapat

kebijakan pemerintah pusat tentang rencana pembangunan Jalur Jalan

Lintas Selatan (JJLS) sebagai langkah untuk mengimbangi pertumbuhan

di pesisir Utara (Jalur Pantai Utara).

Dengan mempertimbangkan fenomena perkembangan tersebut

dan berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

(pasal 26) dan Kepmen Kimpraswil Nomor 327/KPTS/M/2002 tentang

Pedoman Peninjauan Kembali RTR, maka perlu dilakukan Peninjauan

Kembali pada RTRW Kabupaten Kebumen agar diperoleh arahan strategi

pemanfaatan ruang yang lebih sesuai dengan kondisi mutakhir dan arah

kebijakan pembangunan daerah 20 (dua puluh) tahun ke depan