Polling

Bagaimanakah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

MUSRENBANG KABUPATEN KEBUMEN 2018

Administrator 27 Maret 2018 12:21:50 WIB dibaca 267 kali

Kegiatan  MUSRENBANGKAB RKPD Tahun 2019 ini diselenggarakan selama dua hari, dimulai pada hari ini, Selasa, tanggal 27 Maret 2018  di Gedung Pertemuan Setda dan berakhir besok, Rabu, tanggal 28  Maret 2018. Musrenbang RKPD Kabupaten ini dapat dikatakan sebagai acara puncak dari seluruh mekanisme dalam penyusunan RKPD Kabupaten Kebumen Tahun 2019, yang telah dimulai dari Musrenbang Desa/ Kelurahan pada bulan Agustus 2017. Musrenbang Kecamatan pada bulan November 2017 dan Penyusunan Ran-Wal RKPD dan Renja OPD pada Bulan Desember 2017. Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD pada bulan Januari 2018, Forum OPD dan Forum Lintas OPD pada Bulan Pebruari-Maret 2018. Dialog Interaktif Eksekutif-Legislatif pada Bulan Maret 2018  forum Desk Penajaman Renja OPD yang kita laksanakan pada Bulan Maret 2018 serta Musrenbang RKPD pada hari ini. Selanjutnya pada Bulan April 2019 akan dilaksanakan Musrenbang RKPD Propinsi Jawa Tengah. Adapun penyusunan Rancangan Akhir RKPD Tahun 2019 direncanakan akan ditetapkan akhir Mei 2019. 

Kemudian, secara substantif, kami telah berupaya seoptimal mungkin untuk melaksanakan seluruh mekanisme perencanaan dalam penyusunan RKPD Tahun 2019 melalui pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial.  Pendekatan holistik-tematik dalam perencanaan pembangunan Daerah mempertimbangkan keseluruhan unsur/bagian/kegiatan pembangunan sebagai satu kesatuan faktor potensi, tantangan, hambatan dan/atau permasalahan yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Pendekatan ini kita lakukan dengan fokus pada tematik penanggulangan kemiskinan dengan mengarusutamakan pada program pemberdayaan dan perekonomian disamping program-program perlindungan sosial. 

Pendekatan integratif untuk menyatukan beberapa kewenangan kedalam satu proses terpadu dan fokus yang jelas dalam upaya pencapaian tujuan pembangunan Daerah. Sedangkan  pendekatan spasial dilaksanakan dengan mempertimbangkan dimensi keruangan dalam perencanaan. Pendekatan ini kita lakukan dengan mensinergikan program atau kegiatan untuk menangani permasalahan dengan konsep kewilayahan melalui pendekatan pembangunan kewilayahan, Kuota Kecamatan dengan  konsentrasi pada kegiatan pemberdayaan ekonomi dan Program Unggulan Kecamatan serta fokus pada wilayah kecamatan pada kuadran dengan ciri kemiskinan tinggi dan produktifitas rendah.

Perlu kami laporkan pula, sampai dengan saat ini, dari seluruh mekanisme perencanaan dalam penyusunan RKPD 2019 yang telah kita laksanakan, melalui aplikasi e-Planning (Simral), terekapitulasi usulan kegiatan kepada OPD sebanyak 2.618 usulan, 153 usulan melalui kuota kecamatan, dan 2.538 usulan kegiatan ke kecamatan.  Sedangkan usulan kegiatan melalui Pokir DPRD ada sebanyak 506 usulan permasalahan pembangunan dari hasil jaring aspirasi anggota DPRD.

Dalam rangka memberikan kontribusi untuk memperkuat potensi lokal guna meningkatkan daya saing ekonomi, pada pelaksanaan Musrenbang RKPD kali ini, penyediaan Musrenbang Kit beserta semua pendukungnya kita adakan dari “Produk UMKM Lokal Kebumen”.  Tas Anyaman Pandan merupakan hasil kerajinan UMKM di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar, tas bermotif/kombinasi Batik corak Kebumen merupakan produk UMKM di Desa Tanahsari Kecamatan Kebumen, demikian juga dengan pakaian Batik khas Kebumen yang digunakan seluruh panitia yang merupakan produk pengrajin Batik Desa Tanuraksan Kecamatan Kebumen. Pada Musrenbang RKPD kali ini pula, kami sajikan beragam jamuan menu tradisional khas Kebumen, seperti Arancini Beras Mutiara, Nuget dari tepung Ganyong, hasil karya UMKM “GESANG” dari Desa Tambakrejo Kecamatan Buluspesantren. Tidak ketinggalan pula menu tradisional lainnya seperti Cethil dan Gatot. Tidak kalah spektakuler peserta bisa menikmati citarasa kopi dari Kecamatan Ambal dan Sempor. Dari wilayah Ambal, secangkir Kopi “Yuam” yang telah “mendunia”, menawarkan lima aroma kopi, robusta, arabica, liberica, java, dan excelsa. Sementara dari Sempor, tanaman kopi yang mulai dikembangkan menghasilkan cita rasa kopi yang khas. Tak kalah nikmat, kita sajikan juga minuman “Sooklat” produksi UMKM Kecamatan Karanggayam, minuman yang hadir dengan cita rasa coklatnya yang sangat lembut. 

Dalam konsep perencanaan seringkali kita mendengar istilah Kegagalan Perencanaan ibarat sedang Merencanakan Kegagalan”. Untuk itu, dalam rangka upaya meningkatkan kualitas perencanaan di semua lini, serta untuk mendorong kinerja para perencana, dalam event ini akan diberikan “Anugerah Perencanaan” sebagai apresiasi kepada para Perencana terbaik dari OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Kebumen. Serta penghargaan kepada organisasi masyarakat yang selalu konsen dan mendukung perencanaan di Kabupaten Kebumen. Penghargaan juga akan diberikan kepada para inventor dan inovator di Kabupaten Kebumen, yang inovasinya telah mendapat pengakuan di tingkat Provinsi bahkan sampai tingkat pusat. 

Perlu kami sampaikan pula, pada kesempatan kali ini juga akan diberikan sejumlah bantuan kepada saudara kita penyandang disabilitas dari Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam hal ini dari Dinsos PPKB berupa kursi roda dan tongkat serta penyerahan KK dan KTP elektronik dari Program Jemput Bola Dinas Kependudukan Catatan Sipil. Adapun dari Baznas Kabupaten Kebumen akan memberikan bantuan RTLH / Bedah Rumah bagi penduduk miskin yang tidak dapat dibantu oleh Pemerintah Daerah sebagai wujud peran serta lembaga non pemerintah untuk membantu program penannggulangan kemiskinan. Selanjutnya untuk mengisi pra acara yang baru saja kita saksikan ditampilkan  penyandang disabilitas dari SLB Budiasih Gombong yang merupakan Juara I lomba menyanyi antar SLB se-eks-Karisidenan Kedu yang berkolaborasi dengan Orchestra dari SMAN I Kebumen.