Polling

Bagaimanakah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Sosialisasi dan Internalisasi Konsep Rencana Penanggulangan Bencana di Tingkat Kabupaten di Hotel Mexolie baru-baru ini. Kepala Bappeda Kebumen sebagai pembicara dalam acara tersebut menyampaikan materi tentang Pengintegrasian Perencanaan Penanggulangan Bencana ke dalam Perencanaan Daerah.

Isu Penanggulangan Bencana telah menjadi isu strategis dalam Rencana Pembangunan di Kabupaten Kebumen. Dalam mengimplemantasikan perencanaan di sektor Kebencanaan, mengacu pada dokumen perencanaan kebencanaan yang telah disusun. Meminimalkan penyebab dan dampak bencana sekecil mungkin dan pandemi COVID-19 yang berdampak pada krisis ekonomi merupakan isu strategis RPJM Nasional. Proses pengintegrasian perencanaan di sektor kebencanaan ke dalam Rencana Pembangunan daerah dimulai dari proses penyusunan Renstra di SKPD dan diterjemahkan ke dalam renja sebagai masukan usulan dalam RKPD tahunan.

Beberapa sarana pendukung aspek wilayah rawan bencana di Kebumen antara lain pemasangan alat deteksi dini dan peringatan dini bencana sudah terpasang EWS tsunami di 10 titik, EWS longsor 4 titik ,EWS banjir 3 titik dan detektor gempa BMKG 1 unit, sedang desa tangguh bencana yang dibentuk mencapai 60 desa sejak 2013.

Sedangkan permasalahan pokok kebencanaan di Kebumen antara lain menurunnya kualitas lingkungan hidup dan kurangnya tingkat kesiapsiagaan bencana, partisipasi masyarakat kurang, mitigasi bencana kurang baik seperti alat sensor, alat kebencanaan, gedung, sarana logistik belum memadai, dan jumlah kurangnya usaha konservasi sumberdaya air sehingga kekeringan meningkat.