Polling

Bagaimanakah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

UJI FUNGSI PROGRAM PAMSIMAS III TAHUN 2020 DESA KEDUNGWRINGIN, SEMPOR

Berita Terbaru 28 September 2020 11:24:59 WIB Administrator dibaca 28 kali

Program Pamsimas III yang dilaksanakan pada tahun 2016-2020, kelanjutan dari Program Pamsimas I dan II (tahun 2008-2015), merupakan instrumen pelaksanaan dua agenda nasional yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu (1) 100%-100% akses air minum dan sanitasi, dan (2) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perdesaan yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, meningkatkan penerapan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat dalam rangka pencapaian target akses air minum dan sanitasi pada tahun 2019 di sektor air minum dan sanitasi, melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat. 

Uji fungsi Program Pengelolaan air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2020 hari ini di desa Kedungwringin Sempor, setelah beberapa desa juga sudah pelaksanaannya. Hadir Kepala Bappeda Ir.Pudjirahaju, Haris Setyawan, S.Kom,M.SE Kasubid Infrastruktur Bappeda, DPPUPR, PDAM, Camat Sempor, Kades, Asosiasi BP SPAM dan Fasilitator. 

Uji fungsi dilakukan untuk mengecek apakah sarana prasarana air minum dan sanitasi yang telah dibangun bisa berfungsi dengan baik. Dari hasil uji fungsi tersebut seluruh sarana prasarana cukup baik.

Desa ini termasuk desa rawan air, yang setiap tahun mengalami kekeringan dan mendapatkan dropping air dari BPBD Kab.Kebumen. Alhamdulillah tahun ini hampir selesai pembangunan fisiknya dengan kapasitas 1 liter per detik, dan dimanfaatkan untuk 75 sambungan rumah (SR)

Dalam arahannya Kepala Bappeda selaku ketua Pokja berharap, "agar masyarakat mengelola aset yang diterima, sehingga lebih awet dan lestari. Tahun ini masih awal, ke depan bisa dikembangan ke arah yang lebih luas". Bangunan yang terbangun berupa sumur resapan, filter, rumah&pompa listrik 3300 watt, reservoir, pipa distribusi 838 m, meteran 75 SR, sarana cuci tangan &toilet di SDN 4 Kedungwringin.