Penayangan Buku Gerakan 1000 Artikel Edisi II Tahun 2026
Penayangan Buku Gerakan 1000 Artikel Edisi II Tahun 2026
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kebumen kembali menerbitkan buku Gerakan 1000 Artikel Edisi II Tahun 2026. Buku ini merupakan salah satu luaran dari inovasi Gerakan 1000 Artikel yang dikembangkan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam mendokumentasikan, mengangkat, dan memperkenalkan berbagai potensi, sejarah, budaya, serta kekayaan lokal Kabupaten Kebumen.
Pada Edisi II Tahun 2026, sebanyak 50 artikel dinyatakan lolos reviu dan dihimpun dalam sebuah buku. Artikel-artikel tersebut mengangkat beragam tema, antara lain sejarah desa, tradisi dan budaya, warisan kuliner, potensi pariwisata, sumber daya alam, kerajinan, produk unggulan daerah, hingga potensi indikasi geografis.
Adapun daftar penulis dan judul artikel yang terdapat dalam buku Gerakan 1000 Artikel Edisi II Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Nabila Amalia, Orie Defitria Julahing
3D (Digging Deep Down) of Jatijajar Cave: Dekonstruksi Ekologi-Hukum Kars Gombong Selatan dan Mitigasi Berbasis Budaya
2. Tiara Hayuning Dyah Basri
Mengarungi Laut, Melarung Syukur Potret Tradisi Nelayan Desa Pasir
3. Nafiah Talitha Athaya
Dari Tradisi Mementri Bumi hingga Potensi: Pesona Desa Kalisari
4. Salsa Nabila Shofiatuz Zahro
Guyuban Argosari: Saat Tradisi Menjadi Jembatan Hati Antarwarga
5. Wulan Pauziah
Menelusuri Jejak Sejarah dan Potensi Ekonomi Desa Sembirkadipaten: Dari Bangsawan Menuju Desa Mandiri
6. Sally Oktavia Nur Khoir
Puser Bumi Desa Kretek: Situs Punden Berundak Mas Sigit
7. Nurhasanah, S.Pd
Eksotika dan Kedalaman Filosofis Ritual Ruwat Dadung di Desa Peniron
8. Sri Lestari Handayani, S.Pd
Legenda dan Sejarah Desa Kutowinangun
9. Agustina Puspa Mentari
Makna dan Pelestarian Tradisi Cowongan di Kecamatan Buayan
10. Agustina Puspa Mentari
Kenal Lebih Dekat dengan Jenis Penyu di Pantai Kembar Terpadu
11. Lusi Annafi Fauza D. dan Anggita Cahyaningsih
Menghidupkan Pranata Mangsa di Era Perubahan Iklim
12. Dyah Lukita Kinasih
Kelurahan Panjer: Cikal Bakal Kebumen Saat Ini, Tonggak Awal Berdirinya Kebumen
13. Anggita Cahyaningsih dan Lusi Annafi Fauza D.
Wiskuno Pernah Ada, Akankah Wisata Maduretno Ini Kembali Berjaya?
14. Wahyudi
Dari Padepokan Menjadi Pemukiman: Jejak Tokoh Islam dan Jawara di Awal Terbentuknya Desa Pejagoan
15. Devinta Nawang Permatasari
Produk Lanting Sebagai Primadona Desa Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen
16. Slamet Triyatna
Emping Sebagai Primadona Desa Ambal Resmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen
17. Eka Wati Setiyaningsih
Optimalisasi Makam Syeh Mursyid sebagai Culture Site Geopark Kebumen Berkelanjutan
18. Mai Satriyani
Pantai Mliwis: Jejak Pesisir Selatan dan Potensi Wisata Unggulan Kabupaten Kebumen
19. Eka Wati Setiyaningsih
Sepiring Nasi Penggel, Sejuta Cerita: Ketika Warisan Kuliner Menggerakkan Masyarakat Pejagoan
20. M. Amin Fitriyadi, M.Pd.
SANG PENGAWAL DIPONEGORO: Jejak Gerilya dan Bakti Abadi Pangeran Juru di Desa Krakal
21. Rayi Agni Rasendriya
Sejarah Desa Podoluhur
22. Imdad Kamal Nur Musthofa
Menyingkap Benteng Rahasia di Tanah Sawangan
23. Rahmitha Firliyana
Sejarah Desa Kedawung, Pejagoan, Kebumen, Jawa Tengah
24. Lulu Aurelia Nadine
Sejarah Desa Kebadongan
25. Afkar Fadhilah Syafi
Sejarah Desa Kaliwungu
26. Zulfiana Safitri
Asal-Usul Mekarsari: Jejak Sejarah dan Pengembaraan Pangeran Bumidirjo
27. Zulfiana Safitri
Merawat Tradisi Ingkung Suran di Masid Banyumudal Kuwarisan
28. Titi Hardiyanti Yulita Sari
Jejak Sejarah Desa Sarwogadung: Menjaga Identitas di Tengah Arus Perubahan
29. Riyanto
Golak Krakal: Citarasa Warisan Nenek Moyang yang Melegenda
30. Riyanto
Kurungan Pedurenan: Kerajinan Bambu Penjaga Ekonomi Warga
31. Riyanto
Geblek Kedung Legok
32. Biki Azkia Putri
Jejak Panjer: Cikal Bakal Kota Kebumen yang Nyaris Terlupakan
33. Afwani Zulianti Zakiroh
Batik Gemeksekti, Cerita yang Terus Hidup dari Generasi ke Generasi
34. Wahyudi Sidodadi
Menolak Tenggelam dan Kering: Rekam Jejak Perjuangan Melawan Banjir dan Kekeringan
35. Cahya Maylinda
Mengenal Desa Seboro melalui Warisan Budaya Tenun di Kabupaten Kebumen
36. Prihatna Lingling Bimantary
Waduk Sempor: Menjaga Ketahanan Pangan, Menghidupkan Ekonomi Lokal
37. Dikah Tri Azmi
Sejarah Desa Wotbuwono
38. Khanza Safira Azizah
Cabai Jamu Kebumen: Dari Warisan Pertanian Tradisional Menuju Komoditas
39. Rofingah
Sangonan Muludan di Wilayah Ambal
40. Budi Jatmiko
Peninggalan Culture Heritage dii Pemakaman Tumenggung Banyak Wide Desa Pekuncen Kecamatan Sempor
41. Sefia Handaeni Masyruroh
Karangbolong: Jejak Sejarah, Legenda Nyi Roro Kidul, dan Kejayaan Sarang Burung Walet di Pesisir Kebumen
42. Wiwit Paryanto
Sejarah Desa Geblug Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen
43. Budi Jatmiko
Mbah Lancing di Persimpangan Zaman
44. Rofingah
Jalan Daendels
45. Widodo
Sejarah dan Potensi Pengembangan Sumber Daya Alam Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen
46. Mai Satriyani
Potensi Desa Bandung: Sentra Industri Songkok
47. Lamya Noor Hasanah dan Muhammad Faqih Annshori
Genteng Sokka Kebumen Harus Mendunia: Warisan Tanah Liat dan Masa Depan Indikasi Geografis
48. Betri Ngestiana
Potensi Desa Sempor: Membuka Peluang Usaha Tempe Organik Berbasis Wisata
49. Muhammad Iqbal Maulana
Menelusuri Sejarah dan Potensi Budaya di Desa Jatisari, Kebumen
50. Rofiq Nurrohman
Lanting Kebumen: Jejak Sejarah dari Lemahduwur Menuju Potensi Indikasi Geografis
Melalui tulisan, berbagai cerita lokal tidak hanya didokumentasikan, tetapi juga dapat dikenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi, memperkuat pengetahuan tentang potensi daerah, serta mendorong masyarakat untuk turut berkontribusi dalam mengenalkan dan mengembangkan Kabupaten Kebumen.
Bapperida Kabupaten Kebumen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penulis yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam Gerakan 1000 Artikel Edisi II Tahun 2026. Semoga karya-karya yang dihimpun dalam buku ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bagian dari dokumentasi kekayaan pengetahuan dan potensi Kabupaten Kebumen.
