KONSULTASI PUBLIK RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2021-2026
KONSULTASI PUBLIK RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2021-2026
Pemkab Kebumen baru ini mengadakan Konsultasi Publik rancangan awal RJMD tahun 2021-2026, baik secara luring dan daring di komplek pendopo rumah dinas Bupati Kebumen di ruang Jatijajar (24/3). Hadir Bupati Kebumen, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan asisten, Staf ahli Bupati, Kepala Bappeda dan OPD, Tim Pendamping Penyusunan dari Magister Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Bappeda Kabupaten Tetangga, Camat, Para Pimpinan Perguruan Tinggi, BUMD, Ormas, LSM dan Organisasi Profesi.
Pada kesempatan ini Bupati Kebumen menyampaikan terima kasih kepada peserta forum baik secara langsung atau secara virtual dari tempat masing-masing dengan harapan mekanisme virtual ini tidak mengurangi esensi konsultasi publik dan tetap mendapatkan saran dan masukan dalam penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2021-2026.
Pada kesempatan Bupati juga menyampaikan Visi Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2021-2026 yaitu “Mewujudkan Kabupaten Kebumen Semakin Sejahtera, Mandiri, Berakhlak Bersama Rakyat”. Pencapaian visi daerah dilaksanakan melalui 5 (lima) misi yaitu:
1. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan birokrasi yang responsif serta penerapan e-gov dan open-gov terintegrasi
2. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya
3. Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan potensi sumber daya alam, pariwisata dan kearifan lokal yang berbasiskan agrobisnis dan ekonomi kerakyatan
4. Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan
5. Mewujudkan masyarakat yang rukun, berbudaya dan bermartabat
dan menyampaikan 28 (dua puluh delapan) program unggulan daerah Tahun 2021-2026 dalam rangka pencapaian visi misi daerah.
Pada paparan lain, Sekretaris Daerah menyampaikan paparan terkait gambaran umum Kebumen, yang mana diawali dengan perihal peningkatan pertumbuhan ekonomi di Tahun 2019. Dampak Pandemi Covid-19 telah berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi dimana pertumbuhan ekonomi tahun 2020 mengalami konstraksi sebesar -1,46. Jika dibandingkan dengan nasional dan provinsi, pertumbuhan ekonomi Kebumen tahun 2020 masih lebih baik dari nasional yang terkontraksi sebesar -2,07 sedangkan provinsi mengalami konstraksi -2,65.
Gambaran umum Inflasi terpantau relatif berfluktuasi dengan pola hampir sama dengan Nasional maupun Provinsi. Untuk tahun 2020, BPS tidak menghitung lagi inflasi di setiap kabupaten/kota (kecuali 90 kota besar). Inflasi Kebumen Tahun 2020 dihitung dengan metode PDRB deflator menghasilkan angka sebesar 1,43%. Rendahnya inflasi menunjukkan Pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan pendapatan dan daya beli masyarakat sehingga permintaan menurun sehingga harga secara umum tidak mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
Pada sisi lain, Pembangunan manusia di Kebumen pada tahun 2020 mengalami kemajuan yang ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kebumen. Meskipun terimbas wabah Covid-19, IPM Kebumen tahun 2020 masih mampu tumbuh positif 0,21 point menjadi 69,81 pada tahun 2020.
Akibat Pandemi Covid-19 dengan melemahnya perekonomian, Pada 2020, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kebumen sebanyak 211,09 ribu jiwa (17,59 persen) naik 0,77% dari tahun 2019 atau sebanyak 9.750 jiwa. Secara umum Sebagian besar penganggur terbuka di Kabupaten Kebumen didominasi lulusan SMK.
Pandemi Covid-19 juga memperparah kondisi ketenagakerjaan di Kebumen atau meningkatkan tingkat pengangguran terbuka. Hal ini dikarenakan pembatasan aktivitas ekonomi, sosial dan pengurangan tenaga kerja (PHK), atau pengurangan tenaga kerja dengan merumahkan tenaga kerja.
Sedang Indeks Pembangunan Gender relatif berfluktuasi pada angka di atas 90. Dibandingkan dengan Provinsi dan Nasional, IPG Kabupaten Kebumen lebih tinggi yang menunjukkan tingkat kesenjangan antara laki-laki dan perempuan cukup rendah
Materi Paparan bisa diunduh di:
