Pemaparan dan Pembahasan laporan pendahuluan kajian kelayakan penataan koridor jalan perkotaan Kebumen
Pemaparan dan Pembahasan laporan pendahuluan kajian kelayakan penataan koridor jalan perkotaan Kebumen
Baru ini Bappeda Kabupaten Kebumen mengadakan rapat terkait kajian kelayakan penataan koridor jalan perkotaan Kebumen diruang rapat Bappeda (5/4). Hadir Bidang IK, Dinas Perkimlh, Dinas PUPR dan konsultan. Salah satu penyebab kemiskinan di Kabupaten Kebumen adalah pengembangan pusat kota yang masih belum maksimal. Kawasan perkotaan Kebumen memiliki beberapa ruas jalan yang membentuk koridor dan menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat kegiatan masyarakat. Koridor jalan tersebut memiliki nilai ekonomi yang sangat berperan sebagai kutub pertumbuhan yang terbentuk secara alami. Jalan utama yang menjadi poros pertumbuhan ekonomi ini perlu ditingkatkan fungsi dan aksesbilitasnya untuk dapat meningkatkan pergerakan ekonomi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ruas-ruas jalan yang menjadi koridor utama di perkotaan kebumen tersebut adalah jalan pahlawan, jalan mayjend sutoyo dan jalan kusuma. ketiga ruas jalan ini membentuk persegi panjang yang mengelilingi pusat-pusat kegiatan. Ruas jalan tersebut termasuk dalam SBWP prioritas. Kondisi jalan-jalan utama tersebut saat ini masih belum dapat mewadahi perkembangan dan pertumbuhan di masa mendatang. Beberapa permasalahan yang ada saat ini di antaranya yaitu pada aspek penggunaan trotoar, banyaknya pedagang kaki lima (PKL) parkir di kedua bahu jalan, drainase yang tidak lancar hingga menyebabkan genangan pada kondisi tertentu, ruang terbuka hijau yang terbatas, dan pergerakan transportasi yang terhambat disebabkan beban jalan yang terlalu tinggi.
Koridor merupakan suatu jalan dimana sepanjang sisi kiri dan kanannya dibatasi oleh dinding dan membentuk fasad. Suatu jalan dianggap sebagai koridor apabila dapat menghubungkan dari suatu tempat ke tempat lain dan mampu menggabungkan bagian-bagian dari tempat tersebut. Koridor komersial biasanya berupa perkantoran maupun aktivitas komersial lainnya. Pola perkembangan yang umum ditemukan pada koridor jalan adalah pola ribbons development dimana pada pola perkembangan ini ditemukan tersebarnya beragam aktivitas di sepanjang koridor jalan raya yang terkadang tidak terencana dalam pertumbungannya dan biasanya tergantung terhadap arus lalu lintas yang ada.
Penataan ini direncanakan guna pengembangan koridor komersial di wilayah perkotaan sebagai salah satu pusat ekonomi dan sosial masyarakat. Untuk itu pada tahun 2021 ini pemerintah Kabupaten Kebumen akan menyusun dokumen kajian kelayakan penataan kawasan koridor jalan perkotaan kebumen. Dengan tersusunnya kajian ini diharapkan dapat menghasilkan konsep penataan kawasan koridor jalan perkotaan Kebumen yang ideal serta mengoptimalkan fungsi jalan dan ruang publik yang aman dan nyaman.
