Geopark Karangsambung Karangbolong Youth Forum (GKKYF).
Geopark Karangsambung Karangbolong Youth Forum (GKKYF).
Pagi ini GKKYF mengadakan pertemuan secara luring via zoom meeting dan daring di ruang rapat Bappeda (3/10), dengan tema : Mengenal Kebumen dan Sejarah Kebencanaan di Masa Lampau.
Hadir di room meeting sebagai Pembicara Eko Puswanto, S.T., M.T. (Peneliti BRIN) ; Totok Ari, S.Kom. (Kasi Logistik dan Peralatan BPBD) serta Ardika Dany Alyzain dan Nur Afifah Yasmin sebagai MC, panitia dan kurang lebih 60 partisipan GKKYF.
Beberapa point dari pertemuan ini bahwasannya pemuda dapat berkontribusi banyak bagi geopark terutama untuk kepentingan edukasi, konservasi, dan pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Ketiga aspek tersebut saling terkait, artinya pemuda yang aktif dalam pelestarian geopark akan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Forum ini adalah amanat Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional Pengembangan Taman Bumi (Geopark) Indonesia Tahun 2021-2025, yang menunjuk LIPI sebagai pelaksana pada beberapa kegiatan pengembangan geopark di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Peneliti Utama Puslit Geoteknologi LIPI, sebagai pengantar sambutan, Chusni Ansori menegaskan, “GNKK didedikasikan sebagai geopark yang fokus pada aspek edukasi dan sains, mengingat keberadaan BIKK LIPI di Karangsambung.” Ia menambahkan, geosite yang berada di Karangsambung dan Karangbolong tersebut menjadi laboratorium alam yang banyak didatangi mahasiswa dan peneliti setiap tahunnya, untuk dipelajari dan diteliti keragaman geologi, biologi dan budayanya.
