PROGRAM UNGGULAN KEWILAYAHAN KABUPATEN KEBUMEN BERBASIS POTENSI KAWASAN
PROGRAM UNGGULAN KEWILAYAHAN KABUPATEN KEBUMEN BERBASIS POTENSI KAWASAN
Pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kemajuan segala aspek kehidupan masyarakat. Dampak positif bisa dilihat dari beberapa capaian indikator sosial ekonomi, sedangkan untuk dampak negatif, selain dapat dilihat dari capaian indikator sosial ekonomi dapat pula dilihat dari indikator lingkungan. Permasalahan spesifik pembangunan yang sering muncul adalah adanya disparitas dari berbagai aspek baik dari aspek kewilayahan maupun aspek sektoral. Fenomena yang sering muncul adalah adanya kawasan tertinggal, kantong-kantong kemiskinan serta tingkat urbanisasi yang tinggi pada beberapa wilayah. Untuk menangani hal tersebut dibutuhkan pendekatan secara terpadu melalui pendekatan program unggulan pengembangan wilayah berbasis kawasan.Terdapat beberapa tahapan penting yang harus dilalui agar program ini dapat berjalan dengan baik, diantaranya adalah pertama, identifikasi potensi dan permasalahan wilayah yang tepat. Kedua, penyusunan program kegiatan unggulan yang secara efektif mampu menjadi faktor pengungkit kemajuan wilayah. Ketiga, dukungan yang besar dari seluruh stakeholder terutama masyarakat sekitar, OPD dan lembaga CSR serta media partner.
Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen bermaksud menyelenggarakan kegiatan “Penyusunan Proposal/Usulan Program Unggulan Kewilayahan Berbasis Potensi Ekonomi Kawasan berdasarkan hasil identifikasi permasalahan dan potensi di wilayah Kecamatan”. Proposal/usulan kegiatan yang diajukan berisi rencana dan konsep program unggulan pengembangan potensi sektor-sektor ekonomi di setiap wilayah kecamatan yang diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di wilayah tersebut seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan aktivitas ekonomi dan pendapatan masyarakat,serta penyerapan tenaga kerja.
Proposal/usulan kegiatan dari masing-masing kecamatan, akan dikompetisikan dan dinilai oleh tim penilai, sebagai salah satu bentuk untuk mengukur kesungguhan serta kreativitas wilayah kecamatan dalam memajukan wilayahnya. Hasil penilaian tersebut kemudian akan dijadikan sebagai salah satu variabel dalam menentukan pengalokasian anggaran program unggulan kewilayahan. Proses perencanaan, penggalian gagasan, penganggaran, pelaksanan monitoring disesuaikan dengan proses penyusunan APBD. Dan sampai berita ini diliput sudah tahap perangkingan masing-masing kecamatan.
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah :
1. Mendorong stakeholder wilayah agar memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan dasar wilayah.
2. Memfasilitasi stakeholder wilayah agar mampu menyusun program kerja yang efektif serta inovatif dalam rangka memecahkan permasalahan dasar wilayah.
3. Memfasilitasi stakehoder wilayah agar memiliki kemampuan untuk memanfaatkan berbagai sumber daya untuk pengembangan wilayah.
4. Mendorong semakin besar peran OPD dan lembaga CSR untuk berpartisipasi dalam pengembangan wilayah.
5. Memacu pertumbuhan wilayah yang semakin merata yang ditandai dengan semakin kecilnya disparitas antar wilayah.
