Penerapan Inovasi Teknologi "Teknologi olahan beras analog oyek dan pemasaran digital"
Penerapan Inovasi Teknologi "Teknologi olahan beras analog oyek dan pemasaran digital"
Dalam rangka inovasi dan implementasi teknologi Bappeda Prov. Jawa Tengah menyelenggarakan penerapan inovasi teknologi dengan tema "Teknologi olahan beras analog oyek dan pemasaran digital". didesa Kedungpuji kec. Gombong, di kediaman Camat Sempor.
Hadir dengan penerapan protokol kesehatan covid 19, Agung Koenmarjono, SH Kabid Inotek Bappeda Prop Jateng, Indri Yulianto, SE.M.Ec.Dev Kabid Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab.Kebumen dan Heri Siswanto,SP inventor Krenova 2018, dan pembicara dari Kampung Marketer.
Pada kesempatan ini Agung Koenmarjono berpesan, presentasi atau teori dari kedua pemapar tidak hanya sebatas praktek akan tetapi harapannya bener-benar diimplementasikan sampai ada hasil yang nyata.
Acara yang di fasilitasi oleh Bappeda prov Jateng dengan desa sasaran kelompok PKK atau kelompok bersama Desa Kenteng Sempor, adalah program cerdas, bertujuan untuk mengimplementasikan inovasi guna membangkitkan ekonomi dari masyarakat, dengan mendatangkan langsung pemenang lomba krenova tingkat Jawa Tengah. Desa klenteng merupakan sentra singkong yg perlu dikembangkan. Dengan difasilitasi pinjem pake dari Pemprov Jateng mesin pengelola oyek, sekaligus pelatihan secara langsung oleh inventornya.
Beras analog dengan bahan campuran tepung singkong dan tepung terigu; tepung singkong dan tepung maezona; tepung singkong dan tepung beras, dibuat adonan dengan sedikit air, digiling menjadi menyerupai bentuk beras, dan selanjutnya di oven dengan mesin oven otomatis, sehingga kering supaya bisa diperoleh beras analog konsumsi yang bisa disimpan, yang rendah gula dan menarik.
Pada paparan dari Kampung Marketer,Beluluk Foundation Purbalingga, membahas peningkatan pemasaran produk melalui teknologi informasi. Pengenalan teknologi informasi adalah media pemasaran yang bisa merambah pangsa pasar yang lebih luas. Lewat media facebook, pelatihan diperkenalkan untuk posting desain atau cara pemasaran yang lebih simpel dan menarik, diharapkan nanti bisa mendukung pemasaran olahan beras analog secara virtual.
