Rakor Tindak lanjut asistensi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kebumen
Rakor Tindak lanjut asistensi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kebumen
Acara dipimpin oleh Kepala bidang pemerintahan dan pembangunan manusia hadir dari OPD Dinsos PPKB, Dinkes, Dispermades P3A, Dispendukcapil, Dinlutkan, Disperkim LH, Disnaker KUKM,Distapang, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian kesra dan Bagian perkonomian Setda Kab.Kebumen.
Kemiskinan ekstrem yang didefinisikan sebagai kondisi dimana kesejahteraan masyarakat berada di bawah garis kemiskinan ekstream yaitu setara dengan USD 1,9 PPP. Kemiskinan ekstrem diukur menggunakan "absolute poverty measure" yang konsisten antar negara dan antar waktu.
Arahan Presiden terkait kemiskinan ekstrem perlu kerjasama semua pihak pemerintah dan swasta melalui rencana kerja percepatan penanggulangan kemiskinan dengan kebijakan dan strategi pemerintah pusat dan daerah untuk pencapaian target penurunan kemiskinan ekstream 0% pada tahun 2024, antara lain:
1. menurunkan beban pengeluaran, meliputi kegiatan babtuan sosial dan subsidi (BPNT, PKH,PIP), Jaminan sosial (JKN-PBI dan PBI Jamsos ketenagakerjaan), Subsidi (listrik, LPG), Jaringan pengamanan covid 19 (BST,BLT-DD, Bnpres)
2. meningkatkan pendapatan meliputi pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi lokal, akses pekerjaan, respon kebijakan covid 19, produktifitas dan inklusi keuangan, pengembangan potensi (BUMDes, inkubasi, kluster), pemberdayaan (pendampingan PLUT),trasfer asset (lahan, sarana produkdi, ternak), pelatihan dan akses pekerjaan (padat karya dan pelatihan K/L, prakerja), akses modal dan asuransi (KUR, UMI, Mekar, asuransi tani, ternak dan nelayan), akses dan informasi pasar serta respon covid-19 (PKTD DD, BPUM)
3. meminimalkan wilayah kantong kemiskinan yang meliputi kesempatan dan mobilitas sosial untuk meingkatkan akses terhadap layanan dasar, meningkatkan konektifitas antar wilayah, penguatan kecamtaan sebagai koordinator pembangunan wilayah, komitmen dan sinergitas pemda dan desa sebagai program kawasan perdesaan insetif fiskal .
Tahapan kegiatan konvergensi penanggulangan kemiskinan ekstrem di kabupaten/kota antara lain
1. analisi situsi dan identifikasi sebaran kemiskinan dan cakupan program
2. penyusunan rencana kerja dengan pemetaan program kegiatan dan sumber pembiayaan, analisis gap, penyelarasan program dan kegiatan ke dalam perencanaan dan penganggaran.
3. monitoring dan evaluasi
Adapun lokasi kemiskinan ekstrem di Kebumen yaitu:
1. Desa Plumpun, Karangsambung
2. Desa Karanggayam
3. Desa Kali Beji , Sempor
4. Desa Kemangguan, Alian
5. Desa Seboro, Sadang
